News & Blog

Melindungi rumah terakhir bagi satwa kebanggaan Indonesia di Lampung.

Tinjauan Konservasi: Ibu Direktur PIKA KLHK Lakukan Kunjungan Strategis di Way Kambas

Kabar penting bagi penguatan program pelestarian satwa langka di Indonesia! Pada hari Sabtu dan Minggu, tepatnya tanggal 14-15 April 2018, Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menerima kunjungan kerja istimewa dari Ibu Direktur Pemulihan Ekosistem (PIKA) Direktorat Jenderal KSDAE beserta jajaran stafnya. Kunjungan ini sangat bermakna karena rombongan tidak hanya datang untuk meninjau secara formal, tetapi juga bermalam langsung di Suaka Rhino Sumatera (SRS) untuk merasakan dinamika konservasi di garis depan.

Rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut sangat padat dan menyentuh berbagai aspek vital pengelolaan taman nasional. Ibu Direktur berkesempatan melihat langsung kondisi Badak Harapan, Ratu, dan Delila, serta berkeliling memantau progres perluasan kandang badak baik yang lama maupun yang baru. Selain urusan badak, agenda juga mencakup kunjungan ke Way Kanan untuk menyusuri sungai menggunakan kapal wisata serta meninjau fasilitas medis di Rumah Sakit Gajah PLG, termasuk ruang penyimpanan obat dan ruang kerja dokter.

Aspek pemeliharaan fasilitas dan penghijauan juga tidak luput dari perhatian pimpinan dalam kunjungan ini. Ibu Direktur melakukan aksi simbolis berupa penanaman pohon di depan Rumah Sakit Gajah serta melakukan pengecekan terhadap 16 bak minum untuk anak gajah yang merupakan bantuan dari WWF. Peninjauan kolam mandi gajah juga dilakukan untuk memastikan satwa-satwa ikonik tersebut mendapatkan standar perawatan yang layak sesuai dengan protokol kesehatan satwa liar yang berlaku.

Mari kita berikan apresiasi atas perhatian besar dari pimpinan pusat KLHK yang terus mengawal upaya pemulihan ekosistem di Way Kambas. Kunjungan lapangan seperti ini memastikan bahwa kebijakan yang diambil di Jakarta selaras dengan tantangan nyata yang dihadapi para rimbawan dan satwa di lapangan. Teruslah dukung kampanye “Ayo ke Taman Nasional Way Kambas” sebagai bentuk kepedulian kita dalam menjaga warisan alam nusantara agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.